Mengapa Umat Islam Harus Menegakkan Syariat?

Kategori: Fiqih Muamalat
Diterbitkan: Minggu, 12 Maret 2017
Ditulis oleh ibnuhamim

KIBLAT.NET – Secara umum, maksud dari penegakkan Syariat Islam adalah upaya untuk menerapkan Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Bagi umat Islam, mengamalkan syariat secara kaffah merupakan konsekuensi iman yang harus ditegakkan (baca;  Al-Baqarah, 208). Tidak bisa dipilah-pilih sesuai dengan selera, syariat harus diamalkan secarah utuh. Tanpa ada satu sisi pun yang diabaikan. Baik yang bersifat ubudhiyah, seperti; shalat, puasa, zakat, zikir maupun dalam hal muamalah, ekonomi, sosial, politik, budaya, ilmu pengetahuan dan seterusnya.

 

Namun demikian, upaya umat Islam untuk menegakkan syariat secara kaffah tidaklah mudah. Sejak runtuhnya khilafah Turki Utsmani, perlawanan orang-orang kafir untuk menghadang kampanye penegakkan syariat terus dimainkan. Berbagai macam cara rela mereka lakukan, asalkan penegakkan syariat tidak bangkit kembali. Menciptakan opini negatif tentang syariat Islam, menuduh syariat Islam itu sebagai ajaran yang kaku, jumud, kejam, berlawanan dengan hak asasi manusia, hingga mencoba mendefinisikan ulang makna penegakan syariat.

 

Selain itu, melalui media massa, mereka juga aktif mengkritisi upaya penegakkan syariat di beberapa wilayah mayoritas muslim sebagai suatu langkah mundur bagi hak asasi manusia. Tak jarang juga mereka menuduh umat Islam yang aktif menyuarakan penegakkan syariat sebagai kelompok radikal, fundamental, teroris dan tuduhan-tuduhan miring lainnya.

Selengkapnya...